EM4
si Ramah Lingkungan dengan seribu manfaat
Samsul Bahri (13.13101.10.25)
Program Pasca Sarjana Kesehatan Masyarakat
STIK Bina Husada Palembang
EM4
merupakan produk alamiah ramah lingkungan yang bisa digunakan multi fungsi
tanpa bahan kimia, tidak hanya
bermanfaat bagi aneka usaha agrobisnis, tetapi juga mendukung kebersihan dan
kesehatan lingkungan.. Kegunaan produk ini sesuai dengan nama labelnya. EM-4
bermanfaat menghilangkan bau tak sedap pada kamar mandi/WC. Biasanya dijual
dalam bentuk cair, warna cokelat kekuningan, serta mengandung berbagai
mikroorganisme. Masing-masing mikroorganisme ini mempunyai kerja yang sangat
spesifik, kemudian saling bersinergi dalam mengurai limbah organik serta menangkap
gas penyebab bau tidak sedap (misalnya H2S dan NH3).
Selain
itu, bisa digunakan untuk mengatasi saluran air/ WC yang tersumbat. Hal ini
bisa menghemat biaya pengurasan septictank, dan yang terpenting ramah
lingkungan. Kalau mau, Anda juga dapat menggunakannya untuk membuat kompos.
Bukan hanya untuk toilet, EM-4 juga dapat digunakan untuk mengolah kotoran dan
air kencing ternak sebagai pupuk. Limbah ternak (kotoran dan sisa pakan)
dikumpulkan, lalu disiram larutan EM aktif dengan konsentrasi 1-10 % sebanyak 1
liter/m3. Bau busuk dari limbah pun akan tertekan. Setelah 1 minggu, limbah
dapat digunakan untuk memupuk tanaman. Sedangkan limbah cair dari air kencing
ternak ditampung, kemudian dicampur EM dan molase, diencerkan dengan air
sebanyak 20 kali lipat dan difermentasi selama seminggu. Limbah cair ini akan
menjadi bokashi cair. Hasilnya bisa digunakan menyiram tanaman, setelah
diencerkan 500-1.000 kali dari volume semula. Irit bukan? Pengolahan Limbah
Sebenarnya EM-4 Pengolahan Limbah juga memiliki karakteristik yang sama. Dengan
memanfaatkan konsep mikrobiologi daur ulang limbah, ia mampu memfermentasi
limbah organik cair maupun padat secara efektif.
Sampah-sampah
organik pun cepat terurai, serta mampu menekan bau tidak sedap. EM-4 ini juga
bisa digunakan mendaur ulang limbah organik menjadi kompos (pupuk organik) atau
bokashi. Kita dapat membuat pupuk bokashi cair maupun padat. Misalnya untuk
membuat bokashi padat, campurkan sampah organik dan bahan organik lainnya
secara merata. Tuangkan larutan EM Bokashi Padat sedikit demi sedikit secara
merata. Kandungan air sekitar 30-40 persen dan suhu ideal 50 derajat Celcius
(C). Fermentasi berlangsung sekitar 5-7 hari dalam keadaan tertutup. Jika suhu
melebihi 50 derajat C, segera lakukan pengadukan atau pembalikan kompos. Pupuk
yang sudah matang memiliki bau khas yang sedap, dan ditumbuhi jamur putih. Jika
berbau busuk, berarti pembuatan bokashi gagal.
Bahkan EM-4 juga
kerap digunakan untuk memperbaiki kualitas air sungai, danau, dan pantai.
Dampaknya, air sungai menjadi jernih, lumpur tergerus, dan bau busuk berkurang.
Sebenarnya berbagai persoalan seputar kebersihan dan kesehatan lingkungan dapat
diatasi dengan aplikasi EM-4. Sebagai
starter mikroorganisme pada proses dekomposer EM4 menjadi begitu penting dalam
dunia pertanian organik. Jika kita harus membeli EM4 tersebut harganya lumayan
mahal, padahal ada berbagai cara untuk membuat EM4 sendiri dengan harga bahan
baku yang sangat murah.
Proses
pembuatan EM4
1.Alat
yang digunakan
-
Timbangan
-
Pisau
-
Tatakan
-
tempat bersih (ember/baskom)
-saringa
-
botol bersih
2.
Bahan-bahan
-
pepaya matang atau kulitnya 0,5 kg
-
Pisang matang atau kulitnya 0,5 kg
-
nanas matang atau kulitnya 0,5 kg
-
kangkung air 0,25 kg
-
kacang panjang 0,25 kg
-
gula pasir 1 kg
-
tuak 0,5 liter
-
batang pisang muda 1,5 kg
3.
cara membuat
haluskan
semua bahan, campurkan menjadi satu, masukkan kedalam tempat tertutup, tunggu
sampai 7 hari, ambil dan saring airnya, kemudian masukkan kedalam boto bersih,
tutup rapat dan beri label. EM4 siap digunakan.
4.
dokumentasi pembuatan EM4



Tidak ada komentar:
Posting Komentar